Event / Recap

Penampilan Hari Pertama Chris Martin Cs.

Posted on April 17, 2017

Setelah penantian lama sejak penjualan tiket Desember lalu, akhirnya tepat pada tanggal 31 Maret kemarin Coldplay melangsungkan konser dalam rangkaian A Head Full Of Dream Tour (AHFOD) di National Stadium, Singapura. Ini menjadi konser pertama kalinya setelah tempat ini kembali dipugar.    

Antrian sudah mulai memadati national stadium mulai pukul 11:00 kebanyakan yang berdatangan adalah penonton di Pen A dan VIP, agar mendapatkan tempat sedekat mungkin ke panggung. Sekitar pukul 15:00 baru mulai dari beberapa penjuru gate sudah mulai mengekor, namun tetap rapih. Keramaian pun terdapat pada antrian tempat official merchandise dimana menjual topi, kaos, hoodie dan totebag. Tidak sedikit dari jajaran penonton dari negara sekitar singapura, seperti Malaysia dan Indonesia. Maklum saja kedua negara ini tidak masuk dalam rangkaian AHFOD Tour 2017.
   

Tepat 19:00, konser dibuka oleh penyanyi dan penulis lagu asal Australia Jess Kent dengan membawakan beberapa lagu, sambil menyapa para penonton disela penampilannya, ‘’Apakah kalian sudah siap menonton Coldplay?!’’

Sekitar jam 8 malam intro pembuka mulai terdengar dan lagu “A Head Full Of Dream” dikumandangankan sebagai pembuka konser AHFOD Tour Singapura. Dilanjutkan dengan lagu “Yellow” yang membuat para penonton sing a long. Lalu “Every Tears Drop is A Waterfall”, “Scientist”, “Birds” dan “Paradise” yang menjadi babak awal pemanas suasana. Penampilan Chris Martin CS yang energik pun membakar stadium yang hampir terisi penuh ini pun sontak berjingkrak ria ditambah dengan letusan konfetti warna-warni membuat seluruh stadium bagai melihat pelangi.    

Masuk ke album galau dari “Ghost Stories”, “Always in My Head”, dan “Magic” membuat para penonton yang tadinya histeris menjadi sedikit santai mengikuti lantunan lagu sambil bernyanyi kecil. Penampilan Coldplay pun berpindah ke ujung lidah panggung di stage B berformat akustik dengan lampu-lampu yang minimalis.Sebelum ke melantunkan lagu “Everglow” diputar video Tribute To Mohammad Ali yang ditayangkan di Big Screen.
   

Kemudian pemainan laser yang memukau di lagu “Clocks”, “Charlie Brown”, dan “Hymn For The Weekend”, membuat para penonton kembali memanas. Tidak lupa, grup musik yang diperkuat oleh Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman dan Will Champion juga memainkan lagu-lagu andalan seperti “Fix You”, “Viva La Vida” dan “Adventure of a Lifetime”.
   

Jonny Buckland mengambil alih microfon untuk memainkan lagu “Don’t Panic”. Di lagu ini sepertinya tak banyak penonton mengetahui single tersebut menjadi salah satu lagu debut Coldplay. Kemudian saat melantunkan “Amazing Day”, Chris dan Jonny berjalan sambil bergandengan sepanjang lidah panggung. Tak ketinggalan para penonton yang membawa pasangan pun berpeluk mesra. What a lovely moment right? :D.
   

Penampilan mereka dilanjutkan dengan single baru hasil kolaborasi bersama The Chainsmoker, “Something Just Like This”, yang konon mendapat penolakan karena lagu ini terlalu komersil. Masuk ke acara puncak, “A Sky Full A Star” bergema, letusan konfetti dan permainan laser yang eyegasm dicampur aduk disini, sudah pasti membuat euphoria para penonton meledak. Dan tentu saja sedikit bisa ditebak “Up & Up” menjadi lagu pamungkas dalam rangkaian A Head Full Of Dream Tour di National Stadium tanpa encore

Panggung yang begitu megah sudah dipastikan disajikan untuk band sekelas Coldplay. Ditambah dengan tatanan panggung dan lighting yang berwarna-warni serta sound yang bagus dirasa sudah cukup memuaskan hati para penggemarnya. What a Amazing day!


  • Deodotus Alvika

    Photograph

  • Deodotus Alvika

    Text



Related Articles