Event / Recap

Penggabungan Antara Musik Dan Seni Serta Kepedulian Akan Konservasi Hutan

Posted on August 29, 2017

Sindhen yang merupakan aplikasi bergerak di bidang nightlife menyelenggarakan sebuah festival bernama Kepencet Music Festival (KMF) pada 26-27 Agustus 2017 lalu di Gudang Sarinah Ekosistem. Ini adalah acara yang menggabungkan antara musik, seni dan bazaar.    

Nama-nama besar turut memeriahkan acara ini diantaranya Barasuara, The Sigit, Naif dan Om PMR. Atas kerjasamanya dengan Joy Collective, festival ini juga menyediakan sebuah panggung bernama Rainforest Pavilion Stage. Kerjasama ini didasari oleh kepedulian akan konservasi hutan hujan di Indonesia. Pada panggung ini akan menampilkan Hogi Wirjono & Echoes, House Cartel, Halim Ardie, Diskopantera, Cul De Sac Collective, Noctem dan A. Nayaka.    

Di hari pertama dibuka oleh penampilan House Cartel di Rainforest Pavilion Stage dan Rebelsuns di Main Stage. Di Rainforest Pavilion Stage dilanjutkan oleh penampilan Harvy, Tekka dan Halim Ardie. Sementara itu Semenjana, The Boris Suit, Rumahsakit, Rama Satria, The Sigit dan Barasuara meramaikan Main Stage.    

Hari kedua dibuka oleh penampilan Gho$$ dan Noctem. Kehadiran Diskopantera tentunya merupakan daya tarik tersendiri yang menghibur di Rainforest Pavilion Stage pada sore hari. Malam harinya Stars and Rabbit serta Rama Satria yang berkolaborasi dengan Halim Ardie menghibur pengunjung di Main Stage. Lalu Om PMR yang dikomandoi oleh Jhonny Iskandar menjadi pusat perhatian di Kepencet Musik Festival di hari kedua. Hampir semua orang yang hadir di hari kedua ini masuk ke Main Stage untuk menonton penampilan mereka. Setelah Om PMR, di area luar diisi oleh penampilan Neo. Kepencet Music Festival 2017 ditutup dengan penampilan dari Naif. Tidak hanya penampilan band, tapi juga terdapat live mural yang cukup menarik.

Photo by; Fariz Eka Kuswanda & Idham Aldillas


  • Fariz Eka Kuswanda

    Text


Related Articles