Event / Recap

Festival Mesin Waktu Berhasil Mendatangkan Lebih dari 2.000 Penonton

Posted on October 20, 2017

Ismaya Live dan Generasi 90an telah sukses menggelar acara nostalgia dekade 90an yang bertajuk “Festival Mesin Waktu” pada Sabtu (14/10) lalu di The Establishment, SCBD, Jakarta. Festival yang mengusung tema kebahagian sederhana khas 90an ini berhasil mendatangkan lebih dari 2.000 penonon, mereka benar-benar dibawa ke era 90an melalui lima zona ada di acara tersebut, yaitu Zona Musik, Zona Nonton, Zona Mian, Zona Jajan dan Zona Museum.

Di Zona Musik, Festival Mesin Waktu dibuka dengan penampilan MLD Jazz Project. Setelah itu, musisi-musisi yang hits di era 90an mulai unjuk kebolehannya. Sebut saja grup Bening, grup yang sekarang dikenal dengan nama New Bening ini berhasil membawa penonton bernostalgia dengan lagu-lagu yang dibawakannya, termasuk lagu ‘Ada Cinta’ yang membuat para penonton ikut bernyanyi.

Nggak ketinggalan, grup yang identik dengan aksi komedinya, P-Project juga mengambil bagian dalam kesuksesan festival ini. Lagu hits mereka ‘Antrilah di Loket’ dan ‘Cover Boy’ menjadi lagu yang nggak dilupakan untuk dinyanyikan, aksi panggung mereka juga turut mengundang gelak tawa para penonton yang hadir saat itu.

Buat anak 90an, siapa sih yang nggak tahu lagu “Bukan Pujangga”? Lagu ini sempat hits banget di tahun 90an, yang menyanyikan nggak lain dan nggak bukan adalah Basejam. Ya, Basejam Reunion (begitu sebutannya sekarang) berhasil tampil dengan enerjik dan disambut dengan sangat hangat oleh para penikmat musik era tahun 90an.

Dua penampil terkahir di festival ini adalah Naif dan Potret. Malam itu, Naif menyanyikan lagu ‘Mesin Waktu’ yang bisa dibilang jarang mereka bawakan saat tampil di atas panggung. Sementara itu, Potret berhasil membuat para penonton terbawa suasana yang cukup emosional saat membawakan lagu ‘Bunda’, nggak sedikit penonton yang ikut bernyanyi dengan mata yang berkaca-kaca.

Keseruan lainnya adalah ketika dua MC Festival Mesin Waktu, Reza Chandika dan Natasha Abigail mengajak penonton untuk melakukan senam SKJ, selain itu, beberapa penonton juga diajak naik ke atas panggung untuk ikut bermain dalam kuis yang dulu hits banget, yaitu Family 100.

Sailor Moon, Power Rangers, Si Manis Jembatan Ancol, dan Nokhta Merah Perkawinan yang hits banget di era 90an ini juga turut meramaikan Zona Nonton di Festival Mesin Waktu. And then, siapa yang dulu suka banget main game Pepsi Man? Ya, video game ini adalah salah satu game yang ada di Zona Main Festival Mesin Waktu. Nggak hanya Pepsi Man, Sonic The Hedgehog, Super Mario Bros, Hercules, Sailor Moon, dan Contra juga ada disajikan untuk dimainkan di Festival ini. Berbagai macam permaianan dari konsol game 90an seperti SEGA, Nintendo, dan Playstation, sampai permainan arcade ding dong ada di sini.

Para pengunjung yang kangen dengan jajanan 90an juga terobati karena jajanan seperti Kue Cubit, Yosan, Superstars, dan jajanan 90an lainnya disajikan di Zona Jajan. Nggak hanya itu, benda-benda yang hits di tahun 90an juga terpajang di Zona Museum, diantaranya ada disket, pager, Walkman, kaset, video tape, dan laser disc.

Festival Mesin Waktu ini membawa para penonton seperti benar-benar menaiki mesin waktu, merasakan kembali apa yang mereka rindukan dari tahun 90an.


Photo Credit to Festival Mesin Waktu (Ismaya Live & Generasi 90an)


  • Dwi Andini Witamasari

    Text


Related Articles