FACE 2 FACE / COMMUNITY


  • Face 2 Face

    Face 2 Face with Order 66

    Order 66 Star Wars Indonesian Troopers Homebase

  • Face 2 Face

    Stop Hating, Start Participating with Qlue!

    Masih banyak masalah yang harus diselesaikan!

  • Face 2 Face

    United Indonesia In Diversity!

    Negeri kita kaya akan segala hal, mulai dari kekayaan alam hingga kebudayaan. Tidak lupa juga jutaan orang dengan perbedaan keyakinan, ras, orientasi seksual hingga pemikiran yang berbeda. Semua itu patut dihargai dan it’s not a common bullsh*it! Komunitas juga menjadi bagian yang tidak terlepas dan semakin beragam keberadaannya. Simak obrolan free! dengan beberapa komunitas lokal yang mungkin sudah ada atau baru kalian kenal. Communities bring us together and enrich on how we see the differences as one! (Foto adalah hasil dokumentasi dari masing-masing komunitas)

  • Face 2 Face

    FACE2FACE - 10 Magical Icons

    Mencapai hasil yang kita mau memang harus dicapai dengan perjuangan dari bawah. Kegagalan yang sering dialami untuk mencapai hasil yang kita inginkan, justru menjadi pembelajaran yang ‘menyakitkan’ tapi justru membawa perubahan untuk menggapainya. 10 orang di bawah ini punya achievements yang luar biasa dan menjadi inspiratif buat kita semua, tapi mereka semuanya juga mengalami apa yang disebut kegagalan. Dan siapa diantara mereka yang menjadi role model kalian? You decide yourself.


    (Teks: Diaksa)

     



    Sandy Sondhoro – Indonesian International Musician

    (Foto: Dok. Sony Music Entertainment Indonesia)


    Ceritakan perjuangan kamu untuk mencapai achievements yang kamu raih?
    Segala sesuatunya saya jalani dengan ikhlas dan sabar, gak pernah berekspetasi lebih dan ngotot karena achievements adalah proses, saya hanya memberikan yang terbaik dari diri saya. Susah dan senang keduanya selalu saya syukuri, mulai dari student yang sering lapar, sampai jadi busker, hingga seperti sekarang.


    Siapa inspirasi terbesar kamu untuk meraih achievement yang kamu raih?
    Keluarga saya dan all my friends and lovers

    Pernah mengalami kegagalan? Apa kegagalan terbesar yang pernah kamu hadapi, dan bagaimana bisa bangkit dari kegagalan itu?
    Pernah, career-wise ketika saya memutuskan untuk menyerahkan segala keputusan yang prinsipil bagi diri kita kepada orang lain, bagaimanapun kita harus punya kontrol dan gak mudah terlena. Sehingga kita bisa merepresentasi diri kita sendiri dan  paham akan konsekuensinya. Untuk bangkit? Kita harus sadar bahwa kita bertanggung jawab untuk masa depan kita.

    Achievements apa yang sudah terealisasikan saat ini?
    Karya musik saya diterima dan di apresiasi oleh warga dunia.

    Bagaimana caranya supaya mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini?
    Saya selalu bersyukur, terbuka, terpacu untuk mencoba hal-hal baru dalam hidup. Jangan mudah merasa nyaman.

    Achievement apa yang ingin kamu raih tapi belum kesampaian?
    Hmmm, berkolaborasi dan bekerjasama denga Prince.

     


    Andrew Darwis – Social Media Movement (CEO of Kaskus)

    (Foto: Kefas Sendy Wong)


    Ceritakan perjuangan kamu untuk mencapai achievements yang kamu dapat?

    Kalau disuruh untuk menceritakan mungkin panjang banget ya, apalagi saya menjalankan KASKUS dari tahun 1999. Dari sebuah tugas kuliah hingga sekarang menjadi forum terbesar di Indonesia, banyak suka dan dukanya. Seperti pertama kali KASKUS berdiri sebagai perusahaan, saya dan partner door to door memperkenalkan KASKUS ke advertising agency, kemudian KASKUS sempat diserang dari kelompok hacker dan kehilangan data base, tapi Kaskuser kembali memposting thread mereka yang sudah lama dan data base KASKUS kembali terisi. Loyalitas dari Kaskuser menjadi kekuatan terbesar saya dalam melewati setiap kesulitan.

    Siapa inspirasi terbesar kamu untuk meraih achievement yang kamu raih?

    Inspirasi terbesar, ada beberapa tokoh yang saya kagumi diantaranya Mahatma Gandhi dan Steve Jobs. Saya mengagumi karena mereka dapat merubah dunia dengan caranya sendiri. Saya juga ingin memberikan sesuatu yang berarti dan yang paling penting bisa membantu orang lain, semoga saja bisa terwujud.


    Pernah mengalami kegagalan? Apa kegagalan terbesar yang pernah kamu hadapi, dan bagaimana bisa bangkit dari kegagalan itu?

    Hmm kegagalan, saya tidak pernah menganggap sebuah kegagalan itu sebagai suatu yang besar, saya menjalankan KASKUS dari tahun 1999 dengan berbagai macam masalah serta rintangannya, mengurus KASKUS itu ibarat mengurus sebuah negara yang banyak penduduknya dan setiap kesulitan yang dihadapi, saya anggap adalah proses belajar. Tidak boleh putus asa dan harus terus berusaha.


    Achievements apa yang sudah terealisasikan saat ini?

    Menjadikan KASKUS sebagai website forum terbesar dan masuk dalam daftar top 10 website yang banyak diakses di Indonesia. Sejak 2008, KASKUS juga meraih beberapa penghargaan. Kemudian bulan November 2011, KASKUS menempati kantor baru yang diberi nama KASKUS Playground di kawasan Kuningan.


    Bagaimana caranya supaya mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini?

    Konsisten, fokus dan terus berinovasi, karena saat ini industri digital sedang berkembang dan itu bagus, karena memacu kita untuk terus berinovasi, memberikan yang terbaik untuk user.

    Achievement apa yang ingin kamu raih tapi belum kesampaian?

    Achievement dalam karir sih saya ingin membawa KASKUS hingga dikenal di dunia Internasional dan menjadi salah satu ikon digital dari Indonesia, sedangkan untuk kehidupan pribadi tentunya ingin segera memiliki pasangan dan berkeluarga.

    Eq Puradiredja – Event Conceptor

    (Foto: Dok. Pribadi)


    Ceritakan perjuangan kamu untuk mencapai achievements yang kamu dapat?

    Diawali ketika saya tengah melanjutkan studi di Sydney – Australia, dimana saya bertemu dengan partner saya Heru Singgih & Leo Rustandi pada tahun 1991. Di saat itu kami bercita-cita utk menjadi Produser musik dan Indie Label yang memproduksi  karya musik untuk dipasarkan di Indonesia. Latar belakang pemikirannya cukup sedehana, yaitu kami ingin membuktikan bahwa dalam Industry music, kita bukan hanya “harus” memenuhi permintaan pasar, tapi bagaimana kita membentuk permintaan pasar baru. Juga bagaimana kita menerapkan sebuah system produksi yang tepat, untuk kebutuhan Karya yang konseptual. Tanpa di sadari album pertama Humania yg berjudul “Terserah” berhasil menembus pasar di Indonesia di tahun 1994, kemudian di lanjutkan dgn album ke 2 “Sahabat Lama” di tahun 1996, dan Album ke 3 “Interaksi” di thn 2000 dgn label kami Swarabumi.Setelah album tersebut, kami pun memutuskan utk break dari Humania, dan lebih mendalami Industry Musik dgn lebih focus/ total menjadi produser music dan Event Organizer/Promotor. Khususnya membuka networking di Industry Musik Indie dan Industry Dance Scenes. Setelah saya memproduksi bbrp album dari bbrp Artist, dan partner saya dgn Nepathya nya berhasil mempromotori bbrp Event besar, saya pun di rekomendasikan oleh partner saya utk bergabung dalam team JFP untuk menyelenggarakan Java Jazz Festival 2005. Yang kemudian berlanjut dengan memproduksi Java Soulnation, dan Java Rockin’land hingga sekarang. Selain ke tiga event itu saya juga mendapat kepercayaan untuk mendesign dan memproduksi sebuah konsep event yang bertajuk Dji Sam Soe Urban Jazz Crossover 2008-2010. Sebagai produser musik saya tetap berkarya hingga kini dgn memproduksi album-album Maliq & D’essentials, Indra Lesmana – LLW, Jamie Aditya dan kini tengah focus kembali dengan Humania.


    Siapa inspirasi terbesar kamu untuk meraih achievement yang kamu raih?

    Inspirasi saya dapat dari banyak orang seperti: Sebagai Produser: Quincy Jones, sebagai pencipta lagu: Stevie Wonder, Kenny Loggins, dan Bob Marley. Sebagai manusia dan Inspirasi terbesar saya adalah Almarhum Ayah saya yaitu Ma’mun Puradiredja.


    Pernah mengalami kegagalan? Apa kegagalan terbesar yang pernah kamu hadapi, dan bagaimana bisa bangkit dari kegagalan itu?

    Kegagalan terbesar saya mungkin pd saat kami memutuskan utk “Full Sign” oleh sebuah Major Label untuk Album ke 3 Humania di thn 2000. Dimana kami adalah sebuah Group Indie & Indie Label sejak awal, dan menerima tawaran sebagai Artist Major Label dengan Spirit Indie adalah kesalahan besar kami pada saat itu.Kami bangkit dengan turun langsung ke masyarakat dan membuka/membangun Networking di Industry music Indie, sekaligus mendalami Industri Events Organizer/ Promotor.


    Achievements apa yang sudah terealisasikan saat ini?

    Saya rasa Visi Misi saya sejak dulu di Humania hingga kini di JFP masih sama dan cukup sederhana, yaitu: Memberikan Inspirasi kepada Generasi Muda dan Stimulasi terhadap Industri Musik Indonesia. Juga membukakan jalan kepada talent-talent muda di Industri Musik Indonesia. Saya rasa itulah Achievement yang sudah tercapai/terealisasi saat ini.


    Bagaimana caranya supaya mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini?

    Nggak da jalan lain selain selalu Konsisten dengan apa yang kita yakini dan terus berbuat sesuatu sesuai Visi Misi tersebut. Menjaga hubungan baik dengan semua pihak, dan selalu berusaha mencari win-win solution untuk semua pihak. Selalu memberikan yang terbaik & totalitas dalam menjalankan semua pekerjaan.


    Achievement apa yang ingin kamu raih tapi belum kesampaian?

    Saya ingin terlibat secara lagsung dalam mengungkap Kebenaran Sejarah Nusantara, dan dapat menyampaikan Kebenaran kepada Generasi Muda, sekaligus memberikan Pembenaran terhadap Generasi Tua (Leluhur kita).



    David Karto – Indie Recording Label Company

    (Foto: Dok. pribadi)


    Ceritakan perjuangan kamu untuk mencapai achievements yang kamu dapat?

    Perjuangan yang saya jalani semuanya dilakukan dengan semangat yang saya punya beserta team demajors dari level BOD,MANAGEMENT sampai OFFICE BOY semua terlibat dan saya bersyukur mempunyai keluarga dan team yang solid.


    Siapa inspirasi terbesar kamu untuk meraih achievement yang kamu raih?

    Inspirasi saya adalah dari pendahulu kita baik lokal maupun international yang sudah berjasa sebelumnya dan yang masih berjuang sampai saat ini, Arti pendahulu itu adalah yang menciptakan music industry.


    Pernah mengalami kegagalan? Apa kegagalan terbesar yang pernah kamu hadapi, dan bagaimana bisa bangkit dari kegagalan itu?

    Semua manusia pasti pernah mengalami kegagalan tapi saya tidak pernah melihat sebagai kegagalan tapi lebih kepada cermin untuk saya melihat bagaimana untuk langkah berikutnya yang lebih baik.


    Achievements apa yang sudah terealisasikan saat ini?

    Saya sampai saat ini nggak berpikir untuk Achievements,tapi lebih senang untuk berbuat apa yang bisa saya lakukan dan yang terbaik untuk semua dan bagusnya demajors sampai hari ini sudah berumur 11 tahun dengan jumlah artist hampir 200 dan 250 catalog.


    Bagaimana caranya supaya mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini?

    (Tertawa) Ini adalah pertanyaan yang paling sulit makanya saya kembalikan ke pertanyaan dan jawaban no 4.


    Achievement apa yang ingin kamu raih tapi belum kesampaian?

    Apa ya??? Balik ke jawaban no. 4 saja lagi deh. (tertawa)



    Dana Maulana – Local Fashion Movement (Owner of Danjyo-Hiyoji)

    Foto: Dok. Dana Danjyo


    Ceritakan perjuangan kamu untuk mencapai achievements yang kamu dapat?

    Saya memulai karir saya sebagai fashion entreprenuer dari masa kuliah sekitar tahun 2001, saya membuat brand Danjyo yg berlokasi di kebayoran Baru.  Sebagai label, Danjyo bertahan hingga 2004 karena disaat saya lulus kuliah sebagai sarjana teknik di UPH, tawaran bekerja sebagai reporter dan editor majalah fashion justru saya terima karena alasan mencari pengalaman dan menekuni minat menulis saya terutama tentang fashion. Karena fashion adalah hal pertama dalam pikiran saya, maka saya mencoba melamar di sebuah perusahaan tas  Ri2l LTD dengan label NICA london sebagai shopkeeper untuk toko retail topshop/topman Oxford street. Ditahun 2008 saya diangkat menjadi supervisor untuk brand tersebut. Namun tahun 2009 saya terpaksa pulang karena kesulitan untuk mendapatkan visa kerja. Selama 3 Bulan saya sempat depresi tidak pernah keluar rumah karena bingung mau mengerjakan apa. Namun setelah itu saya kembali bertemu syarifah liza partner designer saya di masa Danjyo masa lalu, disitu saya mengajak dia untuk kembali menjalankan brand ini, sekaligus menarik rama dauhan untuk bergabung. Sekitar tahun 2010 saya mendapat tawaran menjadi salah satu KOL (key opinion leader) Rated-a.co.id di bidang fashion oleh Avolution  bersama 4 subculture lainnya (lifestyle + music Anton Wirjono,  Art Ade Darmawan(ruang rupa), Anton Ismail (Kelas Pagi) Photography, dan Film. Disini keinginan saya untuk menulis, membuat sebuah exhibition dalam bentuk fashion installation, kolaborasi dengan seluruh pelaku fashion hingga fashion show bisa terwujud. Karya terkhir saya adalah di bulan nov 2011 dengan mengambungakn 23 designer muda independent dan 7 stylist dari profesi (Buyer hingga blogger) berbeda dalam sebuah instalasi 9 x 3 m yg berbentuk terowongan origami.  Tawaran sebagai speaker mengenai fashion dan business dibeberapa institusi pendidikan seperti raffles design school, Bina Nusantara + British Council, UI Fashion Week dll, menjadikan saya sebagai salah satu dari 9 individu pembawa perubahan oleh trax magazine tahun 2011.


    Siapa inspirasi terbesar kamu untuk meraih achievement yang kamu raih?

    Inpirasi terbesar saya adalah Tuhan, orang tua, istri dan team saya. Pada saat mereka senang makanya mereka menjadi inspirasi pertama untuk melakukan sesuatu lebih baik lagi.


    Pernah mengalami kegagalan? Apa kegagalan terbesar yang pernah kamu hadapi, dan bagaimana bisa bangkit dari kegagalan itu?

    Sangat sering! Bahkan sering membuat saya ingin mundur dari industri ini. Kegagalan terbesar saya adalah ketika saya gagal yang membuat orang lain ikut mengalami kegagalan. Karena ketiga saya gagal dan imbasnya untuk saya sendiri saya akan cepat beradaptasi dan melakukan perbaikan. Tapi pada saat hal tersebut menyangkut orang lain terasa seperti beban moral berkepanjangan. Salah satu contoh adalah ketika dulu saya harus memangkas jumlah pegawai, saya angap menjadi kegagalan terbesar saya.


    Achievements apa yang sudah terealisasikan saat ini?

    1. The Most innovative Local brand 2009 (Danjyo-Hiyoji)

    2. Elle Award 2010 Label of The Year (Danjyo-Hiyoji)

    3. Ready-to-wear of The Year Mazda Instyle (Danjyo-Hiyoji)

    4. Blue Print 2011 Fashion show and exhabition Singapore (Danjyo-Hiyoji)

    5. Launch of Xavier mah consultant Fahion show Malaysia (Danjyo-Hiyoji)

    6. Stokist in Singapore and Australia (Danjyo-Hiyoji)

    7. Fashion installation at Beatfest 2010, 2011, 2012 (MGMT-Tame impala)

    8. 20 best dress 2010 Her world Magazine

    9. 9 agent of change trax mag


    Bagaimana caranya supaya mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini?

    Cuma 2 saja kok: tanggung jawab dan konsistensi.


    Achievement apa yang ingin kamu raih tapi belum kesampaian?

    Banyak. Untuk danjyo-hiyoji memiliki setidaknya satu toko di setiap kota hingga internasionalizing the brand. Untuk diri sendiri tidak hanya terjun di bisnis retail mudah-mudahan suatu hari nanti bisa memiliki bisnis garmen yang besar.



    Anton Ismael – Perintis Kelas Fotografi Gratis

    Foto: Dok. Anton Ismael


    Ceritakan perjuangan kamu untuk mencapai achievements yang kamu dapat?

    Perjuangan saya untuk mencapai apa yang saya dapat, hmmm.Yang ini saya kok nggak bisa ceritanya ya, soalnya saya bermain – main terus, bukan berjuang. Selama hidup saya, saya hanya menggambar, entah dengan kamera, crayon, cat air, cat minyak atau apapun ( video ). Ya karena saya main – main terus dan suka, jadinya konsisten, terus menerus jadinya seperti ini.


    Siapa inspirasi terbesar kamu untuk meraih achievement yang kamu raih?

    Ibu saya, belajar dan bekerja dengan cinta. Berasal dari kata “ DO what you love “ dan sebaliknya “ Love what you do “ – bagaimana mencari akal agar kita mencintai apa yang kita kerjakan ( itu penjelasan dari “ Love what you do “ ). Bapak saya, satu hal yang dia bilang ke saya, “ saya nggak peduli kamu mau jadi apa, bekerja apa?! jadi tukang sampah, tukang parkir, dokter atau penjahat… terserah, tapi ingat, jadi yang terbaik dibidangmu.” (tertawa). Menurut saya itu adalah sebuah penghargaan yang sangat besar dan saya bisa menghargai pemikiran orang lain yang berbeda – beda. Bapak saya yang berada di dua dunia “ Dunia jalanan dan dunia TERATUR “ mengajarkan saya untuk menapak diatas tanah dan merasakan apa yang orang lain rasakan.


    Pernah mengalami kegagalan? Apa kegagalan terbesar yang pernah kamu hadapi, dan bagaimana bisa bangkit dari kegagalan itu?

    Kegagalan?! Kenapa ya sampai sekarang yang orang lain bilang itu, menurut saya sih bukan kegagalan. Saya tidak pernah gagal. Itu hanyalah sebuah harapan yang belum tercapai, jadi seorang saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu.


    Achievements apa yang sudah terealisasikan saat ini?

    Keberhasilan saya pada saat anak – anak KELAS PAGI mengatakan:

    “ Pae, saya sudah bisa dapat kerjaa.. “

    “ Pae, kemarin saya sudah berhasil membut foto pertama saya dan saya suka..”

    “ Pae, klien saya puas dengan kerjaan saya.. “

    “ Pae, maaf… saya yang dapat kerjaannya, bukan pae… hahahaaa…” (tertawa)


    Bagaimana caranya supaya mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini?

    Mempertahankan yang sudah diraih, bagaimana? Saatnya untuk melepaskannya, bukan mempertahankannya. Suatu hari gue akan “ Gak laku ” / “ Gak dipake ” ,Saat nya untuk sadar itu dan membaginya. Saat kita membagi, pastilah kita akan menerima. Dan itu tidak akan ada habisnya.


    Achievement apa yang ingin kamu raih tapi belum kesampaian?

    Ingin sekali membuat kelas pagi bisa dinikmati oleh teman – teman lain di belahan Indonesia manapun. Bukan untuk fisiknya tapi semangatnya. Semangat untuk berkarya dengan cinta, walaupun tak terlihat dan tak dihargai orang lain. Pada kesempatan ini saya juga ingin memberikan penghargaan saya kepada mereka yang terus berkarya tanpa terlihat oleh kita atau siapapun, karena one day mereka akan membawa perubahan baik terhadap bangsa ini.



    Jerome – Local Drum ‘N’ Bass Underground Movement

    Foto: dok. Jerome


    Ceritakan perjuangan kamu untuk mencapai achievements yang kamu dapat?

    Well, kalau di ceritakan dari awal, Saya nge dj tahun  1995/1996 sampai sekarang Phunktion sudah yang ke 74 kayaknya kepanjangan ya (tertawa). Yang pasti perjuanganya cukup berat dan bukan sesuatu yang semua orang bisa lalui, kalau kata orang ada kalanya kita diatas ada kalanya kita di bawah. Ini kok kayaknya banyak di bawahnya hahaha. Underground scene, susah deh,

    Tapi karena gw emang suka dan yakin dan senang dengan yang dikerjakan  ya jadi seru banget . it was a fun and amazing ride at all ,dan bersyukur juga sama Tuhan bisa mengalami hidup seperti ini . Nggak lupa thanks banget buat teman-teman yang sudah support scene ini sampai sekarang , apresiasi tertinggi buat mereka, almost 15 tahun, gokil banget.


    Siapa inspirasi terbesar kamu untuk meraih achievement yang kamu raih?

    Kalau inspirasi banyak ya, yang pasti mulai dari istri tercinta yang sudah jadi partner dari awal. Ada orang tua kita, teman or other DJs or so many amazing people out there . Tapi mungkin yang paling bikin nge-drive adalah all the junglist them self yang memang bikin kita ingin main terus.


    Pernah mengalami kegagalan? Apa kegagalan terbesar yang pernah kamu hadapi, dan bagaimana bisa bangkit dari kegagalan itu?

    Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan, tapi kita harus bangkit & belajar dari kegagalan, so buat saya kegagalan bukanlah sesuatu yang harus di banding-bandingkan antara  yang satu dengan lainnya. Setiap kegagalan mempunyai nilai or hikmah positive yang hrus diambil, yang harus buat kita lebih maju lagi.


    Achievements apa yang sudah terealisasikan saat ini?

    Kalau Drum and Bass scene di sini bisa survive sampai sekarang adalah sebuah Achievement silahkan saja, tapi pastinya diberikan untuk semua yang terlibat di scene ini mulai dari semua labels nya , Djs & Mcs , the producers and deffinately the crowd them self. Kalau dari Label kita  Javabass Soundsytem sih mungkin adalah berjalanya Phunktion selama 10 tahun ini dan sudah berjalanya international releases dari Javabass Recording. Kalau Awards dari beberapa media EDM sebenarnya tidak pernah direncanakan , tapi seru juga sih bisa dapta dengan penghargaan-penghargaan semacam itu, semua adalah dukungan dari teman-teman semoga ada maanfaatnya. Tapi yang paling senang adalah kalau the crowd selalu suka dengan lagu or remix yang kita buat dan set yang kita mainkan dimana pun dan kapan pun.


    Bagaimana caranya supaya mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini?

    Kenyataanya adalah mempertahankan lebih susah dari pada meraih (tertawa). Well

    kalau saya selalu berusaha untuk konsisten dengan quality , be your self and do what your like meskipun kadang berat dan nggak sesuai rencana.


    Achievement apa yang ingin kamu raih tapi belum kesampaian?

    Bikin club Drum N Bass disini. Sepertinya nggak bakalan kesampaian, ini juga masih banyak PR (pekerjaan rumah) remix beberapa lagu yang belum selesai dikerjakan (tertawa) well mungkin pengen lihat scene underground bisa lebih diberi kesempatan disini supaya bisa menjadi lebih besar sehingga bisa menjadi industri seni seperti di negara asalnya . Masih banyak kota  lain yang belum tertular virus Drum N Bass sama mungkin akan bikin Album, well its all in the master plan , semoga kejadian.





    Indra Ameng – Kurator and Manager of White Shoes and the Couples Company

    (Foto: Dok. Indra Ameng)


    Ceritakan perjuangan kamu untuk mencapai achievements yang kamu raih?
    Pada dasarnya Saya nggak pernah berpikiran mengerjakan sesuatu untuk mendapatkan achievement atau pencapaian. Jadi kalau dibilang perjuangan, nggak gitu-gitu amat. Saya cuma mengerjakan apa yang Saya suka dan Saya percayakan paling ideal, dan itu pasti ada konsekuensinya. Sama seperti hal lainnya, bedanya Saya berkarir jadi seniman yang punya konsekuensinya sendiri tentunya. Yang penting kalau sudah punya komitmen sama pekerjaan harus intens dan total football. (tertawa)

    Siapa inspirasi terbesar kamu untuk meraih achievement yang kamu raih?
    Inspirasi terbesar datang dari lingkungan kerja dan teman-teman dekat Saya sendiri di ruangrupa, seperti Ade Darmawan, Reza Asung, oomleo, Hafiz, dan rekan-rekan lainnya. Mereka adalah orang-orang yang konsisten, punya ide juga sudut pandang yang menarik dalam karya-karyanya, dan punya karakternya masing-masing.Karena tempat Saya kerja ini, ruangrupa, selalu terbuka buat siapa aja untuk datang dan pergi, jadi kami banyak kedatangan tamu dari berbagai disiplin, berbagai bidang. Dari mulai anak SMA sampai aktivis politik, dari anak-anak band sampai Atase Kebudayaan negara asing, dari ibu-ibu tetangga belakang rumah sampai presenter TV. Ini suasana dan lingkungan yang inspiratif karena bisa bertemu banyak orang dari berbagai kalangan dan dari pertemuan-pertemuan ini banyak yang berbuah jadi kerjasama bareng. Lingkungan Saya ini yang bikin Saya betah, bisa bertahan dan terus berkembang, karena keterbukaan pikiran dan semangat terus bereksperimen untuk kemajuan.


    Pernah mengalami kegagalan? Apa kegagalan terbesar yang pernah kamu hadapi, dan bagaimana bisa bangkit dari kegagalan itu?
    Karena Saya nggak pernah punya ekspektasi macam-macam sama hal yang Saya kerjakan, Saya belum pernah meerasa mengalami sesuatu yang gagal. Hal yang Saya kerjakan rata-rata sifatnya sangat organik dan penuh improvisasi, kadang juga Saya lebih senang sama proses mengerjakannya tanpa peduli hasil akhirnya jadi apa. Jadi selama ini semuanya berjalan dengan mengalir saja, tanpa ekspektasi, tapi tujuannya tetap harus jelas.

    Achievements apa yang sudah terealisasikan saat ini?
    Kalau bisa disebut pencapaian, yang paling senang, Saya bersama teman-teman di ruangrupa udah ngejalanin artist’ initiative ini selama 11 tahun, dan awalnya kita sendiri nggak tahu gimana caranya ngejalanin organisasi seni rupa srperti ini dalam konteks bikin organisasi seni rupa di Indonesia.Selain itu bersama White Shoes & The Couples Company sudah bisa bertahan selama lebih dari 8 tahun dengan mengeluarkan berbagai rilisan di dalam dan luar negeri dan masih terus berkembang kemana-mana.

    Bagaimana caranya supaya mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini?
    Pikiran kita harus selalu “bermain”, supaya bisa terbuka wawasannya dengan perubahan dan banyak hal dekat yang ada disekitar kita, dan bekerja atas dasar kesenangan. Tapi juga dalam bekerja harus intens dan konsisten dengan apa yang dikerjakan. Bekerja itu jadi enak kalau kita gembira dengan apa yang kita kerjakan.

    Achievement apa yang ingin kamu raih tapi belum kesampaian?
    Yang ingin Saya bikin masih banyak banget. Sebagai seniman, di seni rupa adalah mengumpukan berbagai proyek seni yang pernah saya buat dalam 5 tahun terakhir dan dibikin jadi sebuah pameran tunggal, juga bikin proyek buku fotografi bareng partner saya, Keke Tumbuan atas nama The Secret Agents.

  • Face 2 Face

    Crazy Chat with URBAIN INC

    Nama Urbain mungkin sudah tidak asing di telinga para komunitas Streetball, Bboy hingga Basket. Berawal dari sebuah majalah yang membahas tentang semua hal yang berbau Urban hingga Streetwear.

  • Face 2 Face

    Exclusive Interview with SNEAKER HEADZ

    To get exclusive interview about SNEAKER HEADZ clothing line is a huge things I ever have. Go check it out:


    First questions should be, What is Sneaker Headz? tell us all about Sneaker Headz Clothing

    Sneaker Headz Clothing is an independent street wear clothing line . In 2011 we are also introducing Events and a web series called Sneaker Headz Tv to our portfolio.

  • Face 2 Face

    Hammer & Mace

    Revolusi berlangsung akibat adanya ketidak puasan dalam sebuah dimensi, sebuah revolusi segar ala Hammer and Maze cukup membuat mata dan otak menyadari apa yang harusnya terjadi di dance scene local saat ini.

  • Face 2 Face

    FUTURE10

    Nama Future 10 dalam entertainment and lifestyle khususnya dalam local dance scene memang selalu menarik dibahas. Berbagai macam gebrakan berupa event dalam dance music hingga event lainnya yang berbau urban art selalu mendapat sambutan yang hangat.Free! pun memutuskan untuk lebih jauh mengetahui sejarah dari Future 10 bersama dua orang dedengkot Future 10.