FMD / News

Munculnya Musisi Folk Tanah Air

Posted on September 05, 2017

Akhir-akhir ini sebagian masyarakat Indonesia sedang menggemari musik Folk. Terlihat dari munculnya beberapa musisi-musisi Folk yang mempunyai ciri khasnya masing-masing. Musik Folk sendiri identik dengan musik rakyat, dalam artian materi dalam musik ini penuh dengan sesuatu yang sederhana yang diambil dalam kehidupan sehari-hari. Ada pernyataan yang menyatakan bahwa musik Folk berbeda-beda di setiap letak geografis wilayah. Pernyataan tersebut bisa dibilang benar karena Folk terbentuk dari kreatifitas dan kearifan lokal tiap masyarakat. Musik yang asik didengar sore hari ini, sebenarnya sudah muncul dari tahun 1960-an di Indonesia, dari eranya Kwartet Bintang, Noor Bersaudara. Lalu memasuki era 1970-an dan 1980-an muncul Iwan Fals, Ebiet G. Ade dan banyak lagi. Disini Free! memberikan rekomendasi 5 penyanyi Folk yang saat ini sedang digandrungi di kalangan skena Folk di Indonesia, berikut selengkapnya.

  • 5 Iksan Skuter

    Tak banyak memang yang mengetahui musisi yang sering menggunakan topi bergambar bintang satu berwarna merah ini. Karya yang ia buat sebenarnya tak kalah saing dari penyanyi-penyanyi yang ada di televisi. Penyanyi satu ini, sering mengambil materi untuk dijadikan lagu dari fenomena-fenomena yang ada di Indonesia mulai dari politik hingga lingkungan. ‘Partai Anjing’ dan ‘Shankara’ adalah lagu yang menurut Free! bisa menjadi rekomendasi jika kalian ingin mengetahui siapa musisi yang gemar minum kopi ini.

  • 4 Silampukau

    Band yang berdiri pada tahun 2009 ini berawal dari Eki yang memiliki proyek musik dengan temannya, dan mengajak Kharis untuk featuring. Namun ternyata, teman Eki tersebut tidak bisa hadir, dan belakangan memutuskan untuk keluar. Akhirnya, Eki meneruskan proyek tersebut dengan Kharis. Duo folk asal kota pahlawan ini patut kalian ‘kulik’. Dalam album pertamanya, karya-karya yang mereka buat sangat khas dengan kota Surabaya. Mulai dari lagu ‘Si Pelanggan’ yang bercerita tentang lokalisasi ‘Dolly’ hingga ‘Lagu Rantau’ yang menggambarkan bagaimana bertahan hidup merantau di kota besar seperti Surabaya. 

  • 3 Jason Ranti

    Memberanikan diri untuk solo, musisi yang akrab dipanggil Jeje ini menawarkan musik Folk ditemani lirik-liriknya yang bisa dibilang unik namun satir. Penyanyi yang selalu menjawab dengan kata-kata nyeleneh saat sedang diwawancara ternyata memiliki lagu-lagu yang sebenarnya serius. ‘Suci Maksimal’, ‘Bahaya Komunis’, dan ‘Stephanie Anak Seni’ adalah beberapa lagu yang menjadi rekomendasi dari Free! untuk didengarkan. Bermodal gitar dan harmonika Jeje bergelut di musik Folk dengan lirik-lirik yang sebenarnya adalah fenomena urban namun dikemas dengan humoris.

  • 2 Sisir Tanah

    ‘Lagu Wajib’ dan ‘Lagu Romantis’ adalah lagu yang berasal dari album “Woh” yang ditulis oleh Bagus Dwi Danto, musisi folk asal Yogyakarta. Iringan gitarnya yang sederhana sangat harmoni terdengar di telinga membuat ia menjadi naik daun akhir-akhir ini. Liriknya yang sarkas, mampu membuat siapa saja terkena sihirnya. Tujuh tahun berkarya, ia tak percaya adanya Instagram sebagai media promosi, dan pada akhirnya ia membuat Instagram hanya untuk promosi Tour, namun saat ini diambil dari banyak pertimbangan akhirnya ia aktif untuk menggunakan Instagram.

  • 1 Wake Up Iris!

    Alunan Violin yang disuguhkan oleh duo Folk asal kota Malang ini sangat menjadi rekomendasi untuk kalian yang ingin mengetahui musik Folk lebih dalam. Dengan sentuhan gitar, Vania dan Bie Paksi yang sesekali memberi nada Kick Drum berani keluar dari formasi musik yang biasanya. Jika kalian rindu dengan nuansa alam, Metanoia dan Rain’s Tale cocok untuk kalian dengarkan. Instrumen yang mereka gambarkan bisa dibilang elegan, sangat menggambarkan musik Folk yang menggunakan alat sederhana tapi mampu menghasilkan nada-nada yang mewah.


  • Akmal Jati Pratomo

    Text


Related Articles