FMD / News

"The Electric Renaissance"

Posted on April 12, 2018

Awal tahun 2000-an, belantika musik Indonesia diramaikan oleh trio beraliran synthpop bernama Goodnight Electric. Sejak terbentuk tahun 2004, Goodnight Electric yang beranggotakan Bondi Goodboy (synthesizer/vokal), Henry “Batman” Foundation (synthesizer/programmer), dan Oomleo (synthesizer/vokal) ini sudah mengeluarkan 2 full album, 7 album kompilasi dan beberapa single yang dirilis dalam bentuk digital dan juga piringan hitam. Nggak sampai disitu, Goodnight Electric kembali dengan merilis album kompilasi bertajuk “The Electronic Renaissance”.

Perilisan album kompilasi ini sudah direncanakan sejak tahun 2017 setelah come back di tahun 2016 dari hibernasi yang cukup panjang di tahun 2012 – 2015. Album kompilasi “The Electronic Renaissance” berisikan unreleased track dan single yang tersebar di luar full album dari tahun 2004-2012, mencakup kumpulan single b-side, demo track, projek kolaborasi dan remix. Album ini menjadi sebuah album perjalanan Goodnight Electric dari sisi yang terlupakan.

Goodnight Electric memiliki ide untuk mengumpulkan dan mengorganisir kembali arsip-arsip dan artefak yang berceceran selama beberapa tahun terakhir dalam bentuk fisik maupun digital. Rasanya memang perlu untuk dibagi, diperlihatkan atau didengarkan pada publik dan penikmat musik sebelum hilang atau kadarluwasa. Hal ini juga dirasa penting bagi Goodnight Electric sebagai musisi untuk mengarsipkan karya-karyanya, karena bisa menjadi suatu penanda zaman dan rekam jejak prses kreasi Goodnight Electric selama ini.



Judul “The Electric Renaissance” diambil dari satu track milik Belle & Sebastian yang menjadi inspirasi Henry Foundation di tahun 2004 sehingga projeck musik Goodnight Electric terwujud.

Album kompilasi ini dirilis dalam bentuk kaset dan double CD. Ada 22 track untuk versi kaset, dan 26 track untuk versi double CD. Selain itu, juga akan ada 4 materi remake lagu-lagu lama yang berkolaborasi dengan musisi lain, diantaranya Polypony dalam lagu ‘The Supermarket I Am In’ yang sekaligus menjadi single pertama di album ini, dan video klipnya juga baru dirilis kemarin (11/4). Selanjutnya, ada Xadhala pada trackI’m OK’, Alyuadi (Helas Band) pada trackFluorescent Nothing’ dan Baila Fauri pada trackShut it Down’.

Versi kasetnya sudah dirilis dengan jumlah terbatas pada bulan Februari lalu, hanya 200 copy saja. Untuk versi double CD akan dirilis pada tanggal 21 April 2018, bertepatan dengan pembukaan pameran arsip Goodnight Electric di Ruru Gallery, Gudang Sarinah Ekosistem, Jakarta. Di pameran tersebut akan memperlihatkan seluruh arsip dan koleksi Goodnight Electric dari awal meniti karir hingga sekarang, mulai dari foto-foto, piringan hitam, diskografi CD, kostum, video, dokumen, poster hingga artwork. Pameran rencananya akan berlangsung selama 2 minggu.



  • Dwi Andini Witamasari

    Text


Related Articles