FMD / News

"Story of the Lost Ghost", Menjadi Judul dari Novel dan Album Kristian Dharma

Posted on August 22, 2017

Satu lagi musisi tanah air yang baru saja merilis karya terbarunya yaitu, Kristian Dharma. Pemain bass asal Bali ini beberapa waktu lalu (Selasa, 15/8) memperkenalkan lagu-lagu terbarunya dari album baru yang bertajuk “Story of the Lost Ghost” dalam acara Freedom Jazz Festival di iCanStudioLive, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menariknya, perilisan album ini juga bersamaan dengan dirilisnya sebuah buku yang berjudul sama “Story of the Lost Ghost”, buku ini juga merupakan sebuah karya yang ditulis langsung oleh Kristian.

Lagu-lagu yang terdapat dalam album ini merupakan sebuah gambaran dari chapter yang berada dalam novel tersebut yang menceritakan satu karakter bernama Althea yang memiliki darah campuran negro dan bule.

“Cerita singkatnya dari album ini, sebenarnya itu novel pendek gitu, setting-nya tahun ’50 gitu. Jadi, ceritanya adalah satu karakter yang namanya Althea, nah, ini nyeritain tentang kisah hidupnya Althea gitu. Althea itu half-blood, papanya negro, ibunya bule gitu. Nah, ini novel ini menceritakan perjalanan hidupnya Althea sampai mati, gitu,” jelas Kristian saat Free! temui di iCanStudioLive, Jakarta Selatan, Selasa (15/8) lalu.

Ide untuk membuat novel ini juga nggak datang begitu saja, dimulai ketika Kristian sedang membuat sebuah lagu, yang kemudian dari lagu tersebut tercetuslah ide untuk membuat sebual novel pendek.

“Awalnya dari bikin lagu satu, lagu yang pertama aku bikin itu ‘Another Life’. Abis bikin satu lagu itu aku kebayang suasananya yang pertama, terus kebayang ceritanya, yaudah, akhirnya aku coba terusin. Aku sebenarnya nggak terlalu bisa nuliskan, akhirnya aku tulis aja, coba terusin. Akhirnya, aku bagi tuh ada 9 chapter terus dibikin musiknya gitu,” cerita Kristian.

Berbeda dengan lagu ‘Another Life’ yang membuat Kris jadi memiliki ide untuk menulis sebuah novel pendek, 8 lagu lainnya justru dibikin setelah chapter-chapter dari novel pendek ini selesai.

“Abis bikin ‘Another Life’ itu, ceritanya aku bikin terus kelar. Nah, abis ceritanya kelar terus aku bagi, ternyata ada 9 chapter, yaudah, berarti aku harus buat 9 komposisi untuk support novel ini, gitu,” jelasnya.

Kristian bukanlah seorang musisi pendatang baru di industri musik Indonesia, namanya sudah cukup dikenal dalam dunia musik Indonesia. Beberapa kali Ia juga membantu temannya sesama musisi dalam bermusik, salah satunya Ia pernah beberapa kali menjadi bassist additional untuk Adhitia Sofyan. Namun, baru saat ini Kristian berani unjuk gigi dengan mengeluarkan album solo pertamanya. Ia pun mengakui bahwa Ia bukan termasuk orang yang percaya diri, maka dari itu pembuatan albumnya sempat tertunda.

“Aku dari dulu itu sebenarnya nggak percaya diri. Aku udah punya project dari dulu, sampai ada yang udah mastering cuma nggak kerilis gara-gara nggak PD, gitu. Dan, aku juga nggak tau gitu, kayak udah mau rilis tapi akunya nggak mau aja gitu. Akhirnya, aku punya plan untuk bikin ini sebenarnya udah lama, cuma baru kesampean karena akhirnya ada yang produce aku, gitu,” tutur Kristian.

Kristian membuat komposisi lagu dari awal sampai selesai hanya dalam waktu kurang lebih 3 minggu, yang sempat membuat proses pengerjaan album ini agak sedikit lama adalah mencari player yang cocok untuk diajak rekaman.

Album “Story of the Lost Ghost” sudah bisa didapatkan melalui iTunes, Amazon dan Spotify. Untuk fisiknya (novel + CD) bisa dipesan langsung ke Kristian Dharma melalui DM (direct message) media sosialnya di Instagram (kristiandharma). Untuk novel (+CD) ini dijual dalam jumlah terbatas, dan masih belum tau apakah akan diproduksi lagi atau nggak ketika udah habis nanti.

“Untuk fisik bisa langsung kontak ke aku, karena aku produce fisiknya nggak banyak, itu kan bundle sama bukunya kan. Jadi, aku emang bikinnya limited run untuk bukunya, jadi, kalau itu habis yaudah, aku nggak produksi lagi, memang aku mau bikin kayak gitu. Kalau ada yang pesan lagi pas udah habis, ya itu aku belum tau sih, tapi so far, aku belum ada kepikiran untuk itu sih. Untuk audio-nya mungkin aku jual lagi, tapi, nanti,” tutup Kristian Dharma.


Story of the Lost Ghost by Kristian Dharma


  • Dwi Andini Witamasari

    Text


Related Articles