FMD / News

"Bukan Sekadar Project, Ini Sebuah Movement" - Barry Likumahuwa

Posted on March 21, 2018

Tahun 1960-an sampai dengan akhir 1990-an, ada band Indonesia yang saat itu sangat popular, ya, band tersebut adalah The Rollies. Ketenaran The Rollies bahkan juga sampai keluar negeri, pada era 1960-an, band ini sudah go international. Selama perjalanan karirnya, The Rollies sudah mengeluarkan lebih dari 10 album, lagu-lagu mereka pun sempat hits pada zamannya, sebut saja ‘Kemarau’, ‘Astuti’, ‘Kau yang Kusayang’, ‘Burung Kecil’ dan masih banyak lagi lainnya.

Kehadiran The Rollies di industri musik Indonesia mungkin juga sebagai pembuka jalan bagi para musisi lainnya untuk ikut berkarya meramaikan belantika musik Indonesia. Nggak heran kalau The Rollies menjadi salah satu band legenda Indonesia. Sebagai apresiasi terhadap perjalanan karir dan juga karya-karya dari The Rollies, bassis ternama Indonesia Barry Likumahuwa membuat sebuah project album bertajuk “Salute The Rollies”.

Project ini berjalan karena Barry nggak ingin musisi-musisi muda saat ini melupakan musisi-musisi terdahulu yang bisa dijadikan sebagai panutan dalam berkarya. Dan, nggak hanya sekadar mengeluarkan album, project ini juga bertujuan sebagai movement dan budaya, budaya di mana musisi-musisi muda lebih menghargai musisi tua yang membuka jalan untuk musisi muda saat ini.

“Kita ingin ini benar-benar sebuah project tribute yang berdampak dan menjadi sesuatu untuk generasi berikutnya. Pasti kan generasi saya ke bawah belum tentu mereka tahu The Rollies. Saya ingin dengan kita yang ada sekarang, mereka bisa memproyeksikan ini. Tujuannya itu sih, kita ingin membawa ini menjadi sebuah movement dan budaya, budaya di mana musisi muda menghargai musisi tua yang buka jalan buat kita, gitu. Kan sempat share juga tadi, betapa mereka fight banget zaman dulu, beda banget sama eranya kita. Kita ingin mengcapture itu, semoga ini menjadi movement dan menjadi sebuah budaya,” jelas Barry Likumahuwa saat Free! dalam press conference project “Salute The Rollies” di Paviliun 28, Jakarta, Senin (19/3).

Album “Salute The Rollies” ini akan terdapat 8 lagu yang dinyanyikan ulang oleh musisi-musisi hebat Indonesia tanpa menghilangkan gaya dan karakter mereka masing-masing dalam bermusik. Diantaranya ada RIMA yang membawakan lagu ‘Hari Hari’, Endah N Rhesa dengan lagu ‘Setangkai Bunga’, Bonita & The Hus Band dengan ‘Pahlawan Revolusi’, TOR dengan lagu ‘Bad News’, Indra Azis & Adhitia Sofyan yang membawakan ‘Sunshine Brotherhood’, Laid This Nite dengan lagu ‘Astuti’, Glenn Fredly yang menyanyikan lagu ‘Kemarau’, dan Dialog Dini Hari yang menyanyikan ulang lagu ‘Hai Burung Kecil’.

Lagu-lagu yang terdapat dalam album ini dipilih sendiri oleh Barry Likumahuwa berdasarkan fasenya. Barry mengatakan The Rollies memiliki fase yang berbeda dari mulai mereka nge-top hingga terakhir masa kejayaannya.

“Saya milihnya berdasarkan fasenya, karena The Rollies itu kan mereka ada fase ketika mereka baru mulai nge-top, mereka jadi macan panggung, fasenya tuh beda-beda, dari mulai mereka idealis, masuk rekaman, lalu fasenya mereka agak mulai lebih pop, lebih industri, lagunya mulai dikenal banyak orang. Nah, saya melihat dari situ, jadi itulah alasannya memilih 8 lagu yang akhirnya ada di album ini,” tutur Barry.

Begitu juga dengan musisi-musisi yang terlibat, dipilih sesuai dengan warna yang cocok untuk membawakan lagu-lagu The Rollies. Barry mengaku kalau ia sebelumnya sudah membayangkan beberapa lagu The Rollies bisa jadi seru banget kalau dibawakan oleh musisi-musisi tersebut.

“Sebenarnya waktu pertama saya punya gambaran tentang project ini, saya udah bilang, ‘harusnya project ini bakalan seru kalau ada orang-orang ini terlibat di dalamnya’, dan waktu itu ngobrol sama Rhesa, dia juga setuju banget. Mulailah saya menguhubungi mereka dan mereka oke, kita masukin dalam list. Ketika sudah masuk list, saya mulai duduk diam dan dengerin lagu-lagu mereka, walaupun hampir semuanya lagu-lagu mereka saya sudah tau ya, saya mencoba menangkap apa yang mereka bikin. Waktu itu udah ada listnya 12 lagu The Rollies, sambil dengerin, saya ngebayangin satu-satu, kalau mereka bawain lagu ini pasti bakal seru. Jadi, mulai satu-satu di mix and match, akhirnya terpilihlah 8 lagu ini,” cerita Barry kepada Free!

Album “Salute The Rollies” sudah memasuki tahap mastering dan rencananya akan dirilis pada bulan April 2018. Nanti akan dirilis di platform digital dan radio terlebih dahulu, kemudian juga direncanakan akan rilis dalam bentuk fisik seperti CD dan Vinyl.

Well, mendengarkan lagu-lagu lama bukan berarti kamu menjadi orang yang kuno, melainkan bisa membuat kamu lebih baik lagi dalam bermusik. Dengan adanya musisi-musisi senior atau legenda, kamu jadi memiliki panutan untuk berkarya yang lebih baik. Karena, disadari atau nggak, musisi-musisi terdahulu lah yang sudah membukakan jalan untuk musisi-musisi di zaman sekarang ini.

"Ini bukan sekadar project, ini sebuah movement" - Barry Likumahuwa


  • Dwi Andini Witamasari

    Text


Related Articles