Outloud / Art & Design

51 Tahun Usia Album 'Pisang' The Velvet Underground & Nico

Posted on March 12, 2018

Sebuah band bernama The Velvet Underground melaksanakan penampilan debutnya di sebuah auditorium sekolahan pada 11 Desember 1965 sebagai pembuka folk band lokal di New Jersey atas andil Al Aronowitz, seorang jurnalis, promotor, dan manager mereka kala itu.

Al Aronowitz menemukan tempat selanjutnya untuk mereka, tempat bernama Café Bizarre sebagai band regular di mana The Velvet Underground mengcover lagu-lagu RnB dan ada ketidakbebasan memilih lagu yang ingin mereka mainkan. Aktivitas bermusik seperti ini membuat mereka jenuh, namun selama periode ini, ada satu momen yang mengubah masa depan band ini selamanya: pertemuannya dengan seniman populer bernama Andy Warhol.

Andy menawarkan diri untuk menjadi manager band mereka. Hingga persetujuan diperoleh, dengan inisiatif Andy mengikutsertakan mode/penyanyi asal Jerman bernama Nico untuk menambah kekayaan suara dan tampilan band. 12 Maret 1967, album debut berjudul The Velvet Underground & Nico (TVU&N) dirilis.

Andy Warhol by Jack Mitchell (wikipedia.org)

Sebelas lagu dengan lirik kontroversial dan benuansa gelap seputar penggunaan narkoba, prostitusi, kegiatan seksual yang tak lazim, dan budaya popular. Debut album yang menggabungkan pop, folk, new wave, punk, goth, noise hingga rock n’roll namun tetap terjalin sebuah karakter distingtif yang mempengaruhi dunia musik bertahun-tahun setelahnya.

Andy Warhol turut merancang desain cover album ini. Sebuah gambar pisang dengan gaya pop art yang ditekuninya sejak awal tahun 1960-an. Pada rilisan-rilisan awal, terdapat tulisan “peel slowly and see” (kupas perlahan dan lihat) yang memang sebagai penuntun gimmick stiker grafik pisang tersebut agar menyerupai buah pisang yang sedang dikupas kulitnya. Rilisan fisik edisi-edisi awal tentu pada jaman sekarang menjadi sebuah barang buruan kolektor dengan harga relatif mahal.

The Velvet Underground & Nico, back cover (wikipedia.org)

Tahun-tahun pertama setelah perilisannya, album ini terhitung gagal secara penjualan dengan hanya terjual sebanyak kurang-lebih 30.000 buah. Hal itu juga salah satu penunjang iklim tidak sehat yang menyebabkan TVU&N tidak mempunyai umur lama. Mereka memutuskan untuk bubar pada tahun 1968.

Perlahan tapi pasti, hingga lebih dari satu dekade bagi dunia musik untuk menyadari betapa berpengaruhnya keberadaan The Velvet Underground & Nico. Majalah Rolling Stone pada tahun 2012 memasukan album ini di nomer 13 dari ‘500 Greatest Albums of All Time’.  12 Maret 2018, album ini berumur 51 tahun, pisang  Andy Warhol selalu segar sebagai salah satu karya signifikan aliran pop art, dan andilnya dalam sejarah musik tercatat dengan indah.

The Velvet Underground & Nico (wikipedia.org)



Related Articles