Outloud / Movie

Story of Winston Churchill, a British Prime Minister during World War II in the 1940s

Posted on January 15, 2018

Minggu ini bioskop Indonesia akan kembali diramaikan oleh film barat. “Darkest Hour” dijadwalkan akan rilis di Indonesia pada tanggal 19 Januari 2018. Film persembahan Perfect World Pictures dan Working Title Films ini disutradarai oleh Joe Wright dan dibintangi oleh Gary Oldman, Ben Mendelsohn, Lily James, Kristin Scott Thomas, Stephen Dillane, dan Ronald Pickup. Film yang dibuat berdasarkan kisah nyata ini menceritakan kisah Winston Churchill ketika menjabat sebagai Perdana Menteri Britania Raya pada masa Perang Dunia Kedua.

Tahun 1940, Neville Chamberlain (Ronald Pickup) mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Perdana Menteri Britania Raya. Pada masa itu, Naville dituduh terlalu lemah untuk melindungi keamanan nasional Britania Raya oleh pihak oposisi di Parlemen di malam invasi Jerman ke Belgia dan Belanda. Sebenarnya, Neville menawarkan Viscount Halifax (Stephen Dillane) untuk menggantikannya, namun Halifax menolak. Akhirnya, Naville memilih Winston Churchill (Gary Oldman) untuk menggantikan dirinya. Winston yang saat itu sedang berada di kediamannya mendapatkan sebuah telegram yang memintanya untuk menemui Raja George VI (Bend Mendelsohn) untuk menerima posisi sebagai Perdana Menteri secara formal, walaupun Raja menganggap Winston sebagai sebagai pilihan yang buruk. Dalam pidato pertamanya ke Parlmenen, Winston menyatakan akan melancarkan perang penuh melawan Jerman untuk mendukung Perancis.

Menjadi seorang Perdana Menteri memang nggak mudah, hal itu juga dirasakan oleh Winston. Pada masa jabatannya masih ada saja orang yang kontra dengan kebijakannya dan sering kali Winston menghadapi masalah yang cukup pelik. Pasukan militer yang dikirim ke medan perang sedikit demi sedikit berguguran. Ratusan ribu pasukan Britania Raya di Perancis juga dikepung oleh tentara Jerman dan mereka terjebak di Dunkirk dan Calais, hal ini membuat Winston berpikir keras supaya bisa menyelamatkan pasukannya. Berbagai strategi Winston susun bersama Kabinet Perang termasuk Halifax dan Neville yang juga menjadi bagian dari anggota Kabinet tersebut. Winston percaya bahwa Britania Raya bisa merebut kemenangan dalam perang melawan Jerman tersebut.

Gary Oldman memerankan tokoh Winston Churchill dengan sangat sempurna, aktingnya yang ciamik mampu memperlihatkan bagaimana sosok dan karakter Winston Churchill semasa hidupnya dulu. Film yang naskahnya ditulis oleh Anthony McCarten ini mememiliki jalan cerita menarik dan dialognya nggak terlalu berat, ditambah lagi dengan beberapa dialog dan adegan yang bisa mengundang tawa. Dari segi sinematografinya juga dikemas dengan cukup baik, tone gambar yang dipilih juga mendukung latar belakang film tersebut yang mengambil setting tahun 40-an.

Free! berikan film ini 4/5 bintang. Dengan menonton film ini, bisa menambah wawasan kita terhadap sejarah dunia dan membuat kita kembali membayangkan kegaduhan apa yang terjadi di Britania Raya pada masa Perang Dunia Kedua. Film ini sangat cocok untuk kamu yang suka dengan dunia politik. Film ini juga berhubungan dengan film Dunkirk secara nggak langsung walaupun berasal dari rumah produksi yang berbeda. Bagi kamu yang sudah pernah nonton Dunkirk, dengan menonton film “Darkest Hour” kamu jadi bisa tahu apa yang terjadi dibalik proses evakuasi para pasukan Britania Raya di Dunkirk.

Take a look at the trailer down below:



  • Dwi Andini Witamasari

    Text


Related Articles