Outloud / Fashion & Style

Para Perempuan yang Berdampak Besar Menentukan Arah Mode

Posted on April 26, 2018

Menemani susah-senang peran perempuan selama perkembangan zaman, para desainer ini membantu para kaum hawa mengekspresikan dan menemukan jati dirinya melalui apa yang busana yang dikenakan. Berikut para desainer wanita yang mempunyai andil besar sepanjang perjalanan mode. 

  • 8 Stella McCartney

    Anak dari legenda musik, Paul McCartney ini adalah pionir fashion desainer yang ramah lingkungan. Sebagai seorang vegetarian dan pendukung kesejahteraan binatang (animal rights), Ia menggunakan bulu palsu dan kulit berbahan vegan dalam karya-karya dari rumah produksi modenya yang dibentuk sejak 2001.

  • 7 Miuccia Prada

    Selalu berinovasi, berani mencoba gaya baru adalah keunggulannya. Tas nylon rancangannya yang diperkenalkan tahun 1985 adalah karya revolusioner bagi dunia fesyen, juga sekaligus contoh terbaik dari prinsip yang Ia jalankan: ‘nilai kegunaan lebih tinggi dari tampilannya’. Miuccia Prada menolak untuk menghadirkan desain yang konservatif. Dalam perspektifnya, selera [fesyen] yang bagus adalah selera [fesyen] buruk. Berkenaan dengan itu, Ia menjadi tersohor dengan mengangkat estetika ‘ugly chic’ ke dalam karya-karyanya.

  • 6 Diane Von Furstenberg

    Hal yang melontarkan namanya dalam dunia fashion adalah ketika Ia meluncurkan rancangan bernama ‘wrap dress’ pada tahun 1974. Desain yang terlihat mudah dikenakan, adaptif di segala acara, berkelas dan rupawan. Inovatif pada zamannya, namun hingga 40 tahun lebih tidak lekang oleh perkembangan tren mode. 

  • 5 Mary Quant

    Desainer mode ikonis asal London adalah penemu gaya busana bernama ‘miniskirt’ dan ‘hotpants’. Gaya ini dirancang oleh Mary tidak sekadar memberikan kesan seksi, namun juga representasi dari kebebasan berekspresi dalam dunia fesyen perempuan dan mendobrak barometer berpakaian ideal yang konservatif. Mary mempunyai peran signifikan bagi subculture Inggris bernama ‘mod’. Salah satunya ketika Ia membuka butik miliknya pada tahun 1955, memapankan gaya distingtif bagi pergerakan mod, salah satunya dengan ‘Chelsea look’-nya.

  • 4 Vivienne Westwood

    Vivienne menjadi jalan masuknya musik punk (dan new wave) ke dalam fashion. Andilnya membuat hal-hal yang berhubungan dengan kultur musik seperti safety pin tshirt, sky-high platform shoes, plaid plants dan expertly draped dresses. Gayanya ini mendobrak batasan konvesional dalam fesyen, sekaligus membawa semangat punk ke ranah fashion.

  • 3 Donna Karan

    Pada sekitar tahun 1980-an, isu kesetaraan hak meraih pekerjaan antara laki dan perempuan perlahan luntur. Peran kaum perempuan dalam dunia kerja semakin berubah ke arah yang lebih baik. Donna kala itu hadir sebagai penanggung jawab dalam mengembangkan fashion bagi para wanita karir. Tepatnya tahun 1984, koleksi pertama Donna berjudul ‘Seven Easy Pieces’ yang memberikan tampilan feminine sekaligus profesional untuk para wanita pergi ke kantor.

  • 2 Coco Chanel

    Buah pikiran jeniusnya merangkai bahan garmen pakaian olahraga dan menggabungkan elemen dari fesyen laki-laki dengan sentuhan feminin. Diantara tren-tren fashion yang kerap dipakai hingga sekarang (quiled bag, lil black dress, ladylike suit). Pengaruhnya dalam dunia fesyen dewasa ini sangat kuat, secara label miliknya masih memiliki reputasi yang besar dan bagus.

  • 1 Elsa Schiaparelli

    Perempuan asal Italia kelahiran 10 September 1890. Setelah bekerja pada sebuah butik di New York, Ia memutuskan untuk pindah ke Paris dan memulai menjalankan desainnya sendiri.  Setelah itu adalah sejarah, dengan desain-desainnya mengangkat keganjilan ke dalam kecantikan, Ia menjadi pionir untuk quirky style yang menghiasi perjalanan mode hingga sekarang. Dia membuktikan bahwa perempuan bisa tampil cantik dan elegan sekaligus mengangkat sisi paling eksentrik sekalipun.



Related Articles