Outloud / Movie

Karya Animator Indonesia dalam Film Mancanegara

Posted on March 07, 2018

Silent is Gold, ungkapan itu nampaknya sangat pas dengan para animator asal Indonesia ini, tidak perlu banyak ocehan kanan kiri namun semua dibuktikan dengan karya-karya yang sangat luar biasa. Mereka pun telah membawa nama Indonesia ke dunia internasional melalui pintu yang berbeda, bukan dengan olah raga layaknya bulu tangkis, atau pun melalui ajang pencarian bakat yang mulai menjamur. Bisa dibilang karya-karya mereka akan terus diingat oleh orang-orang dan tetap dapat dilihat beberapa tahun kemudian.

  • 3 Chris Lie

    Transformes 3, GI Joe hingga Spiderman 4 merupakan film-film yang terkena sentuhan tangan Chris Lie yang merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung ini. Selain beberapa film, Chris Lie juga sukses menggarap beberapa project video games seperti Lord of The Rings dan Starwars. Sejak kecil Chris Lie memang telah akrab dengan dunia seni rupa dan ketika kuliah pun jurusan yang diambilnya pun masih dalam dunia gambar yaitu arsitek, sedikit agak berbeda dengan apa yang diciptakannya sekarang memang. Keinginannya untuk mendalami dunia komik bermula ketika salah seorang kawan baiknya memberikan sebuah profile mengenai Savannah Collage of Art and Design di Amerika Serikat. Tanpa banyak basa-basi Chris pun mulai mendaftar untuk dapat diterima di sekolah tersebut dan sukses yang dibuktikannya dengan meraih gelar magister komik. Selesai dengan kuliahnya Chris pun diterima untuk magang di Devil’s Due Publishing yang merupakan sebuah percetakan yang memegang lisensi komi GI Joe dan dari situ lah karier Chris bermula hingga sekarang ini.

  • 2 Rini Sugianto

    Tentunya kita semua familiar dengan tokoh di salah satu komik dengan icon jambul ngetril nya dan seekor anjing putih yang setia menemaninya kemana pun. Tintin adalah sebuah komik dan juga karakter dari seorang petualang yang membuat siapa saja jatuh hati begitu mengenalnya, begitu pula degan Rini Sugianto yang sejak kecil telah jatuh cinta dengan sosok ini. Gayung pun bersambut ketika Rini selesai mengenyam pendidikannya di Academy of Art University di San Fransisco, sebuah tawaran pun datang kepadannya untuk ikut terlibat dalam pembuatan salah satu serial Tintin yang berjudul Adventure of Tintin : Secret of Unicorn. Selain Tintin Rini juga sempat ikut mengerjakan beberapa project film seperti The Avengers, Iron Man 3, King Kong dan juga X-Men : First Class. Rini tidak hanya mengerjakan animasi untuk film-film saja, bahkan di awal karier dirinya sempat juga mengerjakan beberapa animasi di beberapa studio untuk proyek video games seperi Neverwinter Nights, Dante;s Inferno, Halo dan beberapa video games lainnya.

  • 1 Ronny Gani

    Pertemupuran antara Kaiju dan Jaeger pada Pacific Rim tentunya masih teringat dalam ingatan kita, betapa detailnya dua sosok tersebut dibuat dan juga terasa sangat nyata mereka berdua. Siapa sangka dibalik film tersebut ada sosok anak muda dari Indonesia yang merupakan lulusan Universitas Indonesia yang mengambil jurusan Teknik Arsitektur. Sosok bernama Ronny Gani ini bekerja di sebuah anak perusahaan Lucas Film yang bernama Industrial Light and Magic di Singapore, Ronny bertugas untuk membuat sebuah sosok bergerak-gerak dengan teknologi digital. Perkenalannya dengan dunia art ini berwal dari sebuah software 3D yang digunakannya untuk mengerjakan tugas kuliah, setelah itu Ronny pun mulai mempelajarinya secara otodidak segala macam yang berhubungan dengan dunia animator hingga mengikuti beberapa workshop yang ada. Karier awalnya dalam dunia animator dimulai di Batam, tidak lama kemudian dirinya mulai mencoba peruntungan di Singapore dan berhasil di terima di Sparky Animation, tidak sampai satu tahun bekerja di sana, Ronny pun mendapat tawaran untuk bekerja di Lucas Film dan terlibat dalam pembuatan serial TV Star Wars dan mulai mengerjakan Pacific Rim.


  • Anggara Subowo

    Text


Related Articles