Outloud / Cool Things

Focus on Technique Development and Stage Performances Using Lightsabers

Posted on March 06, 2018

Penggemar Star Wars tersebar di seluruh dunia dengan jumlah yang nggak sedikit, termasuk di Indonesia. Film yang hadir sejak tahun 1977 ini memiliki Jalan cerita, latar, serta karakter yang menarik sehingga membuat film Star Wars ini dicintai oleh banyak orang. Berbagai komunitas pun bermunculan sebagai tanda rasa suka mereka terhadap film karya George Lucas ini. Salah satunya adalah Jakarta Saber. Jakarta Saber merupakan sebuah komunitas lightsaber performing arts yang masih berada di bawah naungan komunitas Order 66 S.I.T.H (StarWars Indonesia Troopers Homebase).


(Photo from Jakarta Saber Facebook)

Jakarta Saber fokus pada pengembangan teknik dan stage performance menggunakan lightsaber. Terbentuk sejak 2 Mei 2012, Jakarta Saber pertama kali dibentuk oleh Anindyo Kreshandana yang sekaligus menjadi leader dari Jakarta Saber pada saat itu. Di tahun 2013, kepemimpinan Anindyo digantikan oleh Dwiki Mahendra Putra. Pertengahan tahun 2017, kepemimpinan Jakarta Saber kembali diganti, kini giliran Allit Baskoro yang dipercaya sebagai leader menggantikan posisi Dwiki.

Dari tahun ke tahun, member komunitas ini makin bertambah banyak. Nggak hanya jumlah official member yang meningkat, kualitas performance Jakarta Saber juga semakin meningkat. Karena, mereka memang selalu fokus dalam berlatih, mempelajari teknik penggunaan lightsaber dengan baik, melatih koreografi sehingga tercipta suatu gerakan yang indah dilihat. Jakarta Saber biasanya melakukan latihan di Taman Menteng, Jakarta Pusat setiap Kamis malam.


(Photo from Jakarta Saber Facebook)

Mereka yang bergabung dalam komunitas ini juga nggak asal tebas dalam menggunakan lightsaber. Untuk mengayunkan lighsabernya, mereka didukung dengan teknik-teknik dasar dan gerakan yang seperti dilakukan oleh para Jedi dan Sith dalam film Star Wars. Teknik tersebut mereka dapatkan dari film, video, maupun buku yang kemudian dikembangkan kembali sesuai dengan karakter masing-masing. Ya, para member-nya juga bisa bebas berekspresi dalam membuat koreografi.


(Photo from Jakarta Saber Facebook)

Komunitas Jakarta Saber juga sudah sering tampil di berbagai acara seperti Battle of the Toys, Toys Fair, Star Wars Weekend, dan Rahcon. Tahun 2017 lalu, Jakarta Saber juga ikut serta dalam Lightsaber Choreography Competition (LCC), sebuah kompetisi koreografi lightsaber yang berasal dari Amerika Serikat. Dalam kompetisi tersebut, Jakarta Saber membuat sebuah video pendek berjudul "Against the Odds" dengan cerita dan karakter yang mereka kembangkan sendiri, disutradarai oleh Dwiki Mahendra Putra. Mereka menampilkan performa terbaik dalam menggunakan lightsaber yang dikemas dengan jalan cerita yang menarik.


(Photo from Jakarta Saber Facebook)

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai komunitas pecinta Star Wars di seluruh dunia. Yang membuat bangganya lagi adalah video pendek "Against the Odds" karya Jakarta Saber berhasil menyandang gelar juara dalam Lightsaber Chorepgraphy Competition 2017. Tentu saja ini menjadi prestasi yang sangat baik bagi komunitas ini.


(Photo from Jakarta Saber Facebook)

Yang penasaran dengan komunitas Jakarta Saber dan ingin mengetahui kegiatan mereka, kamu bisa pantau sosial media mereka melalui Twitter (@JAKsaber), Facebook (Jakarta Saber), Instagram (jaksaber), dan juga YouTube (Jakarta Saber). Kamu yang ingin tahu caranya untuk bergabung juga bisa langsung bertanya melalui sosial media tersebut.

Watch the video of "Against the Odds" by Jakarta Saber down below:



  • Dwi Andini Witamasari

    Text


Related Articles