Outloud / Movie

Bangkitnya Kembali Musuh Lama dari Satria Garuda BIMA X

Posted on May 02, 2017

Perfilman Indonesia kembali dengan karya terbarunya. Kali ini ada “Satria Heroes: Revenge of Darkness” yang akan tayang di seluruh bioskop Indonesia 4 Mei 2017. Satria Heroes merupakan film superhero bergenre tokusatsu (special visual effect) pertama yang ada di Indonesia. Sebelumnya, Satria Heroes hadir dalam serial televisi dengan judul “BIMA Satria Garuda” season 1 dan “Satria Garuda BIMA X” season 2. Karena, banyak penggemar BIMA X yang selalu menanyakan kapan BIMA X dibuatkan versi layar lebarnya, akhirnya Reino Barack sebagai creator dari BIMA X pun menjawabnya melalui film Satria Heroes ini.

Film yang ditujukan untuk anak-anak ini memang memiliki judul yang berbeda dengan versi serialnya. Pada versi serialnya selalu mencantumkan nama “BIMA” dalam judulnya, sedangkan versi layar lebar nggak ada nama “BIMA”nya, mengapa demikian? Itu dikarenakan dalam serial BIMA terdapat beberapa satria yang mempunyai peran-peran cukup penting, film ini nggak hanya menceritakan soal BIMA saja, tapi juga soal satria yang lain seperti Azazel dan Torga. Maka dari itu, film ini berjudul “Satria Heroes”.

Satria Heroes dibintangi oleh para pemain yang juga bermain dalam versi serialnya seperti Christian Loho (Ray/Satria Garuda Bima X), Adhitya Alkatiri (Reza/Satria Garuda Azazel), Fernando Surya (Dimas/Satria Harimau Torga), Stella Cornelia (Rena Iskandar), dan masih banyak lagi lainnya. Film ini juga menampilkan beberapa pemain baru, salah satunya Yayan Ruhian yang berperan sebagai Master Torga.

Selayaknya film superhero kebanyakan, BIMA X, Azazel, dan Torga mempunyai tanggung jawab untuk melindungi manusia di bumi dari terror para penjahat yang ingin menguasai dunia. Setelah BIMA X berhasil mengalahkan kerajaan VUDO yang jahat dan membangun kembali dunia paralel yang telah dihancurkan VUDO, bumi kembali diserang oleh musush lama yang bangkit kembali. Dimas (Torga) menjadi korban dari kekuatan jahat tersebut.

Sebagai film tokusatsu pertama di Indonesia, film ini patut diberikan apresiasi, apalagi CGI-nya (Computer Generated Imagery) juga merupakan karya dari orang-orang Indonesia juga, walaupun sebenarnya masih bisa lebih bagus lagi penggarapannya. Akting para pemainnya juga bisa lebih baik lagi, karena terkadang beberapan pemain masih terlihat kaku dalam berperan. Film ini di-direct langsung oleh sutradara asal Jepang, Kenzo Maihara dan co-director Anandha Wyanto dari Indonesia. Cerita yang digagas oleh Reino Barack ini memiliki cerita yang cukup menarik, dan nggak membingungkan. Kamu yang nggak mengikuti versi serialnya, bisa dengan mudah mengerti jalan cerita film ini.

Free! gives this movie 3/5 star rating. Film ini bisa menghibur para anak-anak Indonesia yang sudah jarang sekali diberikan tontonan yang berkualitas di zaman sekarang ini. Bagi kamu yang juga menggemari tokusatsu, “Satria Heroes: Revenge of Darkness” cocok untuk kamu tonton, mengisi waktu luang bersama teman-teman ataupun keluarga.


  • Dwi Andini Witamasari

    Text


Related Articles