Outloud / Cool Things

Aplikasi yang memudahkan untuk mencari pekerjaan yang cocok untuk kamu

Posted on July 31, 2017

Metode rekrutmen pekerjaan yang ada saat ini masih minim inovasi dan kurang efektif bagi pemberi dan pelamar kerja. Padahal, Indonesia memiliki lebih dari 100 juta angkatan kerja usia produktif. Selain sebagai sebuah aset yang potensial, angka besar ini juga menghadirkan banyak tantangan bagi dunia usaha. Pemberi kerja menginginkan akses instan ketenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka sedangkan para pelamar kerja (job seeker) mendambakan kemudahan dalam mengakses informasi tentang sebuah lowongan pekerjaan.

Hal tersebut mendorong James Umpleby, Founder dan Chief Executive Officer of YesJob, sekaligus Executive Headhunter di Jakarta merancang YesJob; ‘Digital Recruiter’ pertama di Indonesia. “Berdasarkan pengalaman saya, mencari orang yang tepat menjadi tantangan bagi hampir setiap bisnis di Indonesia,” ungkap Harry Sasongko, Senior Advisor YesJob, yang juga mantan CEO Indosat.

YesJob adalah satu-satunya ‘Digital Recruiter’ dengan berbasis teknologi algoritma DRIve (Digital Recruitment Disruptive Technology) yang mampu memfasilitasi kebutuhan pihak pemberi kerja (employer) melalui website maupun pelamar kerja (job seeker) melalui aplikasi Android maupun iOS secara bersamaan dengan mencocokan kebutuhan kedua belah pihak secara otomatis. Inilah kunci inovasi yang membedakan YesJob dengan aplikasi atau situs pencarian kerja lainnya.


James Umpleby menjelaskan tentang model bisnis YesJob. “Aplikasi YesJob dapat digunakan secara gratis 100% bagi pelamar kerja. Sedangkan pemberi kerja tidak perlu membayar biaya registrasi ataupun biaya berlangganan seperti halnya e-recruitment tradisional. Pemberi kerja hanya akan membayar biaya sebesar Rp 20,000,- untuk mendapatkan kontak dari setiap pelamar kerja yang ‘cocok dan tertarik’. Tentunya, para pelamar kerja ini sudah terlebih dahulu di-filter dan dicocokan oleh teknologi DRIve dari YesJob. Hal ini sangatlah unik,” tutup James.

“Memperhitungkan berbagai variabel kompleks untuk mencocokan sebuah lowongan pekerjaan dengan pelamar yang tepat adalah prinsip kerja utama DRIve. Jadi, algoritma ini memang kami desain untuk berpikir layaknya seorang head-hunter berpengalaman. Bahkan, algoritma DRIve dalam YesJob bekerja lebih cepat, tepat, dan otomatis sehingga proses rekrutmen bisa langsung berjalan ke tahapan interview dengan cepat. Kami optimis dan meyakini YesJob dapat meningkatkan produktivitas bisnis,” kata Rama Notowidigdo, Senior Technology Advisor YesJob.


“Pekerjaan staf kantoran ataupun pekerjaan lapangan, mall, rumah sakit, pabrik ataupun usaha milik perseorangan dapat diakomodasi oleh YesJob. Kami juga menjamin 100% tingkat keamanan untuk setiap data pelamar kerja (job seeker) dan data pemberi kerja (employer) termasuk data lowongan pekerjaan yang ada dalam database YesJob,” tambah Rama yang juga merupakan mantan Chief Product Officer Go-Jek.


Christian Sugiono, selebriti yang juga seorang pengusaha sukses pemilik start-up, turut memberikan tanggapan positif atas YesJob. “Kebanyakan orang yang sudah memiliki pekerjaan, tak mau menghabiskan waktu berjam-jam diinternet untuk mencari lowongan pekerjaan baru, tapi sebenarnya mereka sangat terbuka dengan kesempatan-kesempatan baru yang lebih baik. Mereka ini bisa digolongkan sebagai pencari kerja pasif (passive candidates). Menurut pengalaman saya, e-recruitment online tradisional yang ada saat ini tidak akan mampu memfasilitasi tipe pelamar kerja yang seperti ini,” ujar Christian saat melakukan demo aplikasi YesJob.

YesJob sudah tersedia bagi iOS dan Android Smartphone.


  • Akmal Jati Pratomo

    Text


Related Articles