Spot / Food & Beverage

Melestarikan Makanan Tradisional Indonesia

Posted on May 30, 2018

Pasar Papringan yang biasa diadakan setiap 35 hari sekali atau selapan dalam tanggalan jawa di Temanggung Jawa Tengah kali ini berkunjung ke Jakarta, tepatnya di restoran Kaum yang berada di daerah Menteng Jakarta Pusat.    

Pasar Papringan sendiri adalah sebuah pasar rakyat yang biasanya diadakan di sebuah desa di Temanggung yang dikelilingi oleh hutan bambu, maka dari itu penamaan Papringan sendiri berasal dari kata Pring yang berarti bambu dalam bahasa Jawa. Selama bulan ramadhan kita dapat menikmati aneka hidangan ala Pasar Papringan yang sehat di restoran yang cukup terbilang eksklusif ini. Pasar papringan mulai diadakan sejak tahun 2016 dan mampu menarik minat para pengunjung hingga luar kota, konsep dari pasar ini sendiri memang tergolong sangat unik sehingga tidak heran dalam sekejap saja langsung booming. Makanan yang disajikan di sini juga benar-benar total bebas dari MSG, selain makanan ada juga mainan tradisional anak-anak yang juga terbuat dari bambu dan cenderung aman.    

Selama bulan ramahan tahun 2018 ini Pasar Papringan berkunjung ke Kaum untuk berbagi mengenai menu hingga kerajinan bambu. Kita dapat menikmati beraneka makanan ala Pasar Papringan seperti Bajingan, Serungkulan Getuk, Leseh ayam, Gablok Pecel, Kue Kacamata, Sewut Nanas dan masih banyak aneka snack dan hidangan berat lainnya.
   

Konsep Pasar Papringan sendiri sangat cocok dengan visi dan misi dari Kaum yang ingin menjaga dan melestarikan makanan tradisional Indonesia dan memperkenalkan ke masyarakat dengan tampilan yang lebih menarik. Pasar Papringan di Kaum akan berlangsung hingga tanggal 12 Juni 2018, mulai pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.



Related Articles